Dindik Banyumas dan Disdikpora Bantul Gelar Pertemuan Strategis: Tingkatkan Kapasitas Operator Dapodik SD untuk Wujudkan Data Pendidikan yang Valid dan Mutakhir

Dindik Banyumas dan Disdikpora Bantul Gelar Pertemuan Strategis: Tingkatkan Kapasitas Operator Dapodik SD untuk Wujudkan Data Pendidikan yang Valid dan Mutakhir

Dapodik (Data Pokok Pendidikan) merupakan basis data terpadu yang menjadi fondasi perencanaan pendidikan nasional. Melalui Dapodik, pemerintah memperoleh data lengkap dan akurat mengenai sekolah, peserta didik, pendidik, serta sarana prasarana. Informasi ini sangat krusial untuk memastikan kebijakan pendidikan tepat sasaran, alokasi sumber daya berjalan optimal, serta program-program pendidikan dapat dipantau dan dievaluasi secara efektif.

Dalam upaya memperkuat kualitas Dapodik yang lengkap, valid, dan mutakhir, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menggelar pertemuan strategis untuk membahas optimalisasi pengelolaan sistem Dapodik. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang peningkatan kapasitas bagi operator Dapodik SD dari 27 korwilcam di Banyumas.

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., M.M., yang memaparkan gambaran umum pengelolaan pendidikan dan manajemen Dapodik di Kabupaten Bantul. Beliau juga menyampaikan bagaimana berbagai perencanaan pendidikan di Bantul disusun berbasis data Dapodik yang akurat—sebuah pendekatan yang semakin diperkuat sejak dirinya menjabat sebagai Kadisdikpora sejak Maret 2024.

Diskusi lintas daerah ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi tentang urgensi integritas data pendidikan. Fokus pembahasan menyoroti perlunya entri data yang akurat, penanganan residu data, hingga permasalahan peserta didik yang sering muncul di satuan pendidikan.

Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joni Kopriyanto, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terwujudnya kolaborasi dua daerah ini. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah konkret untuk mengurai berbagai tantangan teknis dalam pengelolaan Dapodik.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Disdikpora Bantul. Sinergi ini sangat penting karena tantangan dalam manajemen data pendidikan semakin kompleks, termasuk data revitalisasi sarpras yang saat ini tengah menjadi fokus pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Adri, selaku Admin Dapodik Kabupaten Bantul, turut memberikan paparan teknis terkait pengelolaan dan manajemen data di lingkungan Disdikpora Bantul. Ia menjelaskan mekanisme kerja, alur koordinasi, hingga inovasi yang diterapkan untuk memastikan kualitas data tetap terjaga.

Tidak hanya menekankan aspek teknis, Disdikpora Bantul juga memperkuat manajemen data melalui pembentukan Forum Operator Dapodik, sebuah wadah koordinasi yang mampu meningkatkan konektivitas antaroperator. Forum ini menjadi sarana berbagi pengetahuan, memecahkan masalah bersama, serta memastikan keberlanjutan data pendidikan yang valid dan mutakhir.

Melalui kegiatan ini, kedua dinas berharap sinergi lintas daerah dapat terus ditingkatkan demi terciptanya tata kelola data pendidikan yang semakin profesional, transparan, dan berdampak langsung pada kualitas perencanaan pendidikan di tingkat daerah maupun nasional.(sunarto-27112025)

Related Posts

Komentar