
Workshop Digitalisasi Pendidikan PAUD Banyumas Bangun Semangat Kolaborasi di Era Transformasi
Purwokerto, Kamis (28 Januari 2026) — Forum Persatuan Gugus Pendidik (FPKG) PAUD Kabupaten Banyumas menggelar Workshop Digitalisasi Pendidikan yang bertempat di Aula Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Workshop dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banyumas, Slamet Sukoco, S.TP., yang dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa pendidikan PAUD merupakan fondasi paling mendasar sebelum anak melanjutkan ke jenjang berikutnya. Ia menyampaikan harapannya agar para pendidik PAUD, baik di Taman Kanak-Kanak maupun Kelompok Bermain, tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan adab, perilaku sopan santun, serta keterampilan hidup (life skill) yang akan menjadi bekal penting bagi generasi emas Indonesia tahun 2045.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, S.STP., M.A.P., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas serta mengoptimalkan pemanfaatan dana BOSP yang telah diterima oleh masing-masing satuan PAUD di Kabupaten Banyumas. Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan sangat mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kegiatan workshop ditutup oleh Ketua FPKG PAUD Kabupaten Banyumas, Ibu Lia, yang menyampaikan bahwa berbagai hal yang selama ini menjadi perhatian dan kekhawatiran Dinas Pendidikan telah ditindaklanjuti oleh FPKG. Ia menegaskan bahwa FPKG secara aktif memberikan masukan serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak demi kemajuan PAUD di Banyumas.
Mengusung moto “Kerja Bareng, Ngajar Bareng, Sukses Bareng”, workshop ini menjadi simbol kuatnya semangat kolaborasi di lingkungan pendidikan Banyumas. Para pendidik PAUD menunjukkan komitmen bahwa fokus utama tetap pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak.
Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan menjadi energi positif dalam menggerakkan proses pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan di satuan PAUD masing-masing. Transformasi digital bukan sekadar perubahan alat, tetapi juga perubahan pola pikir dan cara berkolaborasi demi masa depan generasi penerus Banyumas.
(Kontributor Tedhy, editor : sunarto)


