
Raih Juara Nasional, Guru SDN Sokaraja Kidul Kembangkan Inovasi Game Edukasi Berbasis AI di Hackathon Rumah Pendidikan 2025
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Banyumas. Tim guru dari SDN Sokaraja Kidul, Korwilcam Dinas Pendidikan Kecamatan Sokaraja, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara 3 Kategori Jenjang SD/Sederajat pada ajang Hackathon Rumah Pendidikan 2025. Penghargaan tersebut diterima secara langsung di Jakarta, Senin (15/12/2025), dalam malam Anugerah Data dan Teknologi Informasi Pendidikan bersama para penerima penghargaan dari berbagai lembaga, pemerintah daerah, serta guru-guru pejuang digital berprestasi lainnya.
Prestasi ini diraih oleh tim yang menamakan diri “Deadline Defenders Jadul”, yang terdiri dari tiga pendidik inspiratif, yakni Nyai Cintang, Nifta Safria Ningrum, dan Fasiha Khairunnisa. Tim ini sukses menghadirkan inovasi pembelajaran berupa game edukasi interaktif berbasis web yang memadukan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Google Gemini AI dengan desain visual melalui Canva Code.
Game edukasi yang dikembangkan tidak hanya menitikberatkan pada unsur permainan, tetapi juga dirancang sebagai sumber belajar yang interaktif dan adaptif, serta kompatibel dengan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP). Inovasi ini diharapkan mampu mendukung ekosistem pembelajaran modern yang saat ini terus dikembangkan melalui platform Rumah Pendidikan.
Hackathon Rumah Pendidikan 2025 diselenggarakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi nasional bagi para pendidik untuk merancang dan mengembangkan solusi pembelajaran berbasis teknologi digital yang berdampak nyata bagi dunia pendidikan.
Untuk meraih prestasi tersebut, Tim Deadline Defenders Jadul harus melewati tahapan seleksi yang ketat, mulai dari pendaftaran dan pelatihan daring, seleksi proposal hingga terpilih 10 besar finalis per jenjang, masa inkubasi intensif yang difasilitasi langsung oleh tim Google dan Canva, hingga presentasi karya serta wawancara di hadapan dewan juri guna menentukan tiga tim terbaik.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang hadir secara langsung turut memberikan apresiasi kepada team yang telah berhasil membawa nama harum Banyumas ditingkat nasional.
"Terima kasih atas inovasi dan prestasinya, teruslah berkarya untuk kemajuan pendidikan di Banyumas," ujarnya.
Keberhasilan guru-guru SDN Sokaraja Kidul ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi sekolah-sekolah lain, khususnya di Kabupaten Banyumas, untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital, sejalan dengan transformasi pendidikan nasional.(Nyai Cintang, editor :sunarto-16122025)


