SD Negeri Cibun Masuk 20 Besar Indeks Kualitas Dapodik Tingkat Jawa Tengah

SD Negeri Cibun Masuk 20 Besar Indeks Kualitas Dapodik Tingkat Jawa Tengah

Sebagai basis data tunggal pendidikan nasional, Data Pokok Pendidikan (Dapodik) berperan krusial dalam menyediakan informasi akurat, mutakhir, dan berkelanjutan bagi kebijakan pendidikan. Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah secara konsisten melakukan pemutakhiran data secara berkala untuk memastikan kualitas data yang dihasilkan tetap terpercaya.

Salah satu instrumen untuk mengukur kualitas tersebut adalah Indeks Kualitas Dapodik (IKD). Penilaian IKD didasarkan pada tiga indikator utama: Kelengkapan, Kevalidan, dan Kemutakhiran data.

Kelengkapan mengukur keterisian seluruh komponen data satuan pendidikan.
Validitas memastikan kesesuaian data dengan aturan pengisian yang berlaku.
Kemutakhiran menilai pembaruan data secara rutin agar tetap relevan dan faktual.

Berdasarkan hasil evaluasi IKD terbaru, SD Negeri Cibun Korwilcam Dindik Karanglewas berhasil menorehkan prestasi dengan menempati posisi 20 besar tingkat Provinsi Jawa Tengah. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat penilaian dilakukan dengan melibatkan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK baik negeri maupun swasta.

"Peringkat IKD 20 ditempati oleh SD Negeri Cibun, Karanglewas, Banyumas. Ini data gabungan semua jenjang,” jelas Kurnia Prayoga Wicaksono, M.Kom. dari BBPMP Jawa Tengah. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas data di setiap satuan pendidikan sebagai upaya mendukung tata kelola informasi pendidikan yang efektif dan akuntabel. Menurutnya, kualitas data yang baik tidak hanya mencerminkan kinerja operator, tetapi juga menjadi indikator manajemen sekolah dalam mengelola informasi pendidikan secara profesional.

Di sisi lain, Guru Kelas yang juga mendapatkan tugas sebagai Operator Dapodik SD Negeri Cibun, Laela Safitri, membagikan kunci keberhasilannya dalam menjaga kualitas Dapodik sekolah.

"Pengelolaan Dapodik yang baik dimulai dari ketelitian dan kedisiplinan. Setiap data siswa, guru, dan sarpras harus diperbarui secara berkala agar valid dan akurat. Rutin sinkronisasi, membuat cadangan data, serta menjalin koordinasi dengan kepala sekolah dan guru sangat penting. Dengan pengelolaan yang tertib, administrasi sekolah akan semakin baik," tuturnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa komitmen dan konsistensi dalam pengelolaan data pendidikan membawa dampak signifikan bagi mutu layanan pendidikan. SD Negeri Cibun tidak hanya menunjukkan dedikasi dalam administrasi data, tetapi juga memberi inspirasi bagi satuan pendidikan lain untuk terus meningkatkan kualitas Dapodik sebagai bagian dari upaya transformasi pendidikan yang lebih maju dan berkelanjutan. 

(sunarto-05112025)

Related Posts

Komentar