
Meriahkan Hardiknas 2025, Dindik Banyumas Gelar Lomba Burung Berkicau 'Kadindik Cup 2025'
PURWOKERTO — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan sebuah kegiatan unik dan sarat akan nuansa seni serta kecintaan terhadap fauna, yakni Lomba Seni Burung Berkicau 'Kadindik Cup 2025'. Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si, sebagai bentuk apresiasi terhadap minat dan hobi para pendidik dan tenaga kependidikan (tendik) di wilayahnya.
Menurut Ketua Pelaksana Lomba, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., ide lomba ini berangkat dari banyaknya guru dan tendik yang memiliki hobi memelihara burung. "Banyak guru maupun tendik yang punya bakat dan hobi olahraga, termasuk juga catur. Ada juga yang hobi memelihara burung. Dindik memandang perlu untuk memfasilitasi. Demikian juga lomba yang sifatnya akademis seperti inovasi pembelajaran yang juga sudah dilombakan," jelas Sarno.
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana silaturahmi dan sarana ekspresi bagi para pecinta burung berkicau di lingkungan pendidikan Banyumas, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SKB.
Tiga jenis burung yang dilombakan dalam 'Kadindik Cup 2025' meliputi:
-
Murai Batu
-
Cucak Hijau
-
Kacer
Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dengan jumlah peserta terdaftar mencapai 344 orang. Para peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Banyumas.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat berdasarkan kriteria irama atau variasi lagu, volume, durasi, fisik hingga gaya, dewan juri akhirnya menetapkan tiga jawara Best of Bird:
🏆 Murai Batu – SDN 2 Sikapat Sumbang, atas nama Aminah, S.Pd.
🏆 Cucak Hijau – SMP Muhammadiyah Jatilawang, atas nama Basirun
🏆 Kacer – SDN 2 Sikapat Sumbang, kembali diraih oleh Aminah, S.Pd.
Lomba ini tidak hanya menambah semarak peringatan Hardiknas 2025, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan mampu mengapresiasi potensi dan bakat di luar bidang akademik. Seni burung berkicau yang selama ini menjadi hobi personal kini naik kelas menjadi bagian dari perayaan besar dunia pendidikan.
Melalui kegiatan seperti ini, Dinas Pendidikan Banyumas menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang menyeluruh: akademik, seni, dan budaya berjalan seiring dalam harmoni.(sunarto-24052025)




