
Terima Kasih, Pak Joko Wiyono: 34 Tahun Mengabdi untuk Pendidikan Banyumas
Sabtu, 28 Februari 2026 menjadi hari yang penuh makna. Hari ini adalah hari terakhir pengabdian Drs. Joko Wiyono, M.R., M.Si. sebagai Aparatur Sipil Negara. Setelah 34 (tiga puluh empat) tahun menapaki jalan panjang birokrasi dan pelayanan publik, beliau resmi memasuki masa purna tugas.
Lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, 17 Februari 1966, perjalanan kariernya dimulai dari staf di Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tingkat kabupaten. Dengan dedikasi dan integritas, beliau dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis: Kasubag Umum, Kepala Seksi, Kepala Bidang, Sekretaris, Kabag Humas Protokol, hingga Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM. Sejak 19 Oktober 2022, beliau memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dengan visi peningkatan mutu dan penguatan karakter pendidikan.
🏅 Penghargaan atas Pengabdian
Komitmen panjangnya dalam pelayanan publik mendapat pengakuan melalui penghargaan Satyalancana Karyasatya 10 Tahun (2007) Satyalancana Karyasatya 20 Tahun (2020). dan Satyalancana Karyasatya 30 Tahun (2024) Penghargaan tersebut menjadi simbol konsistensi dan loyalitas beliau dalam menjalankan amanah sebagai ASN.
📈 Transformasi dan Peningkatan Mutu Pendidikan
Di bawah kepemimpinannya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi fokus utama. Workshop penguatan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) digelar dan diikuti ratusan guru sebagai langkah konkret meningkatkan profesionalisme pendidik.
Beliau juga menginisiasi Diseminasi Buku Belajar Budaya Banyumasan untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal dalam pembelajaran. Baginya, pendidikan tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang berkarakter dan berakar pada budaya daerahnya.
🏆 Mendorong Prestasi dan Kreativitas
Komitmennya terhadap prestasi siswa terlihat dalam penyerahan penghargaan Olimpiade Knowledge Season 1 yang diikuti ribuan siswa SD dan SMP se-Banyumas.
Beliau juga memotivasi guru dan tenaga kependidikan PAUD agar menjadi “kreator, bukan konsumen”, mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran.
🏐 Dukungan Profesi dan Solidaritas
Dukungan penuh diberikan kepada kontingen Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Banyumas dalam ajang PORSENI IPI Jawa Tengah yang berhasil meraih berbagai prestasi tingkat provinsi.
🍽️ Kepedulian Sosial
Perhatian terhadap kesejahteraan siswa diwujudkan melalui dukungan pada program Makan Bergizi Gratis selama Ramadan. Pendidikan yang baik, menurut beliau, harus ditopang kondisi fisik dan kesehatan anak yang optimal.
🌟 Peran dan Kontribusi di Luar Kedinasan
Pengabdian beliau tidak hanya berhenti pada lingkup birokrasi pendidikan. Di tengah kesibukan sebagai pejabat publik, beliau tetap aktif berkontribusi bagi masyarakat Banyumas dalam berbagai bidang.
🥋 Ketua Ikatan Pencak Silat Banyumas
Sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Banyumas, beliau mendorong pembinaan atlet muda serta pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Di bawah kepemimpinannya, semangat sportivitas dan pelestarian tradisi berjalan beriringan.
🇮🇩 Dewan Pimpinan Pemuda Pancasila Banyumas
Beliau juga aktif sebagai bagian dari Dewan Pimpinan Pemuda Pancasila Banyumas. Peran ini menunjukkan komitmennya dalam membangun semangat kebangsaan, persatuan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
🎭 Dewan Pembina Kesenian Ebeg Banyumas
Sebagai Dewan Pembina kesenian Ebeg Banyumas, beliau konsisten mendukung pelestarian seni tradisional Banyumasan. Ebeg bukan sekadar pertunjukan, tetapi identitas budaya yang harus dijaga keberlanjutannya.
🎼 Pencipta Mars Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas
Salah satu warisan yang akan terus dikenang adalah Mars Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang beliau ciptakan bersama Bambang Setyanto. Lagu tersebut bukan hanya simbol kebanggaan institusi, tetapi juga penyemangat bagi seluruh insan pendidikan di Banyumas untuk terus berinovasi dan berintegritas.
📌 Jejak Pendidikan
Beliau menempuh pendidikan S1 Psikologi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (1991) dan meraih Magister Administrasi Publik di Universitas Jenderal Soedirman (2004). Kombinasi latar belakang psikologi dan administrasi publik membentuk kepemimpinan yang humanis, komunikatif, serta berorientasi solusi.
Hari ini, pengabdian sebagai ASN memang telah usai. Namun kontribusi, keteladanan, dan dedikasi Drs. Joko Wiyono, M.R., M.Si. akan terus hidup dalam denyut pendidikan, budaya, olahraga, dan semangat kebangsaan di Kabupaten Banyumas.
Terima kasih atas 34 tahun pengabdian yang tulus.
Purna tugas bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian dalam bentuk yang baru — tetap menginspirasi, tetap memberi arti.


