
Nguri-uri Budaya Melalui Lomba Sesorah
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke-455 tahun, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Lomba Sesorah Bahasa Jawa yang diikuti oleh seluruh Kepala SMP Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 10–11 Februari 2026, bertempat di Gedung Gurinda Sarwa Mandala (GSM).
Lomba dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Taryono, S.T., MPA., mewakili Kadindik. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelestarian bahasa dan budaya Jawa merupakan tanggung jawab bersama, terlebih bagi para pemimpin satuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan mampu menjadi teladan dalam nguri-uri kabudayan Jawa sekaligus memperkuat karakter peserta didik berbasis kearifan lokal.
Sesorah, yang dalam bahasa Indonesia berarti pidato atau sambutan, merupakan kegiatan berbicara di hadapan khalayak untuk menyampaikan gagasan, pendapat, maupun pesan tertentu menggunakan bahasa Jawa. Sesorah sering digunakan dalam acara formal, adat, maupun keagamaan. Dalam tradisi Jawa, sesorah diartikan sebagai medhar sabda, yakni mengungkapkan ide atau pikiran secara lisan kepada orang banyak.
Adapun tujuan sesorah antara lain untuk menyapa tamu, menyampaikan informasi, memberikan motivasi, hingga menyampaikan nasihat atau penyuluhan. Karakteristik sesorah terletak pada penggunaan tata krama bahasa Jawa (unggah-ungguh) yang santun, seperti penggunaan bahasa Krama dan Krama Inggil, serta mengikuti struktur penyampaian yang sistematis dan runtut.
Selama perlombaan, para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam mengolah diksi, intonasi, ekspresi, serta ketepatan penggunaan unggah-ungguh basa Jawa. Penampilan yang komunikatif dan penuh penghayatan menjadi daya tarik tersendiri dalam kompetisi ini.
Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, Sutomo, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 1 Lumbir, berhasil meraih poin tertinggi dengan skor 860 dan dinobatkan sebagai Juara I. Peringkat II diraih oleh Suyatno, S.Pd., Kepala SMPN 1 Ajibarang, dengan skor 820. Sementara Juara III diraih oleh Slamet Riyadi, M.Pd., Kepala SMPN 1 Pekuncen.
Kegiatan Lomba Sesorah Bahasa Jawa ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat komitmen pelestarian bahasa daerah di lingkungan pendidikan. Semangat Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455 menjadi penguat tekad seluruh insan pendidikan untuk terus menjaga identitas budaya lokal sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
(sunarto-14022026)


