
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Gelar Webinar Optimalisasi Platform Ruang Murid
Banyumas – Dalam rangka mendukung pembelajaran mendalam serta percepatan digitalisasi sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas melalui Banyumas Calakan Teacher Training Center (BCT2C) menyelenggarakan Webinar Series-19: Optimalisasi Pemanfaatan Rumah Pendidikan, Platform Ruang Murid, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang terdiri atas guru dan kepala sekolah SD serta SMP se-Kabupaten Banyumas. Webinar dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama (pagi) untuk Guru SD dengan jumlah peserta sekitar 600 orang, serta sesi kedua (siang) untuk Guru SMP, Kepala SD, dan Kepala SMP dengan jumlah peserta sekitar 500 orang.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Penyelenggara oleh Tri Agus Haryatno, M.Pd., selaku Ketua I BCT2C, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Muhamad Robani, S.Pd., M.Pd., PIC Rumah Pendidikan Kabupaten Banyumas sekaligus Kasi Kurikulum SD. Webinar secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menegaskan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam menggerakkan pemanfaatan platform digital pembelajaran.
“Guru, kepala sekolah, dan pengawas harus peduli dan bersama-sama menggerakkan murid untuk memanfaatkan Ruang Murid. Interactive Flat Panel (IFP) yang telah diberikan Pemerintah harus benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, ” tegasnya.
Sebagai narasumber utama, Agustina Kartini, S.E., M.Pd., Co-Kapten Kabupaten Banyumas, menyampaikan materi terkait optimalisasi Platform Ruang Murid. Ia menjelaskan bahwa Ruang Murid merupakan platform pembelajaran alternatif yang menyediakan sumber belajar dan latihan soal digital secara gratis, variatif, dan mudah diakses oleh murid dan guru.
Dalam paparannya, narasumber juga menyampaikan rekomendasi penerapan model blended learning dalam pemanfaatan Ruang Murid, antara lain Station Rotation, Flipped Classroom, dan Lab Rotation , yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana sekolah. Guru berperan sebagai fasilitator untuk mengarahkan murid agar belajar lebih mandiri, aktif, dan menyenangkan.
Untuk menjaga kualitas kegiatan, sertifikat hanya diberikan kepada peserta yang mengikuti webinar dari awal hingga akhir serta mengisi daftar hadir yang dibagikan melalui chat Zoom saat kegiatan berlangsung. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, ditandai dengan keaktifan mengikuti kegiatan dan sesi tanya jawab hingga akhir.
Melalui Webinar Series-19 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas berharap pemanfaatan Platform Ruang Murid dan Interactive Flat Panel dapat semakin optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Banyumas.
(PIC Rumah Pendidikan Kabupaten Banyumas, Muhamad Robani)


