Meraih Kekhusyuan Sholat

Meraih Kekhusyuan Sholat

Purwokerto – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Tahrim Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas pada Jumat pagi (13/03/2026). Para pimpinan dan karyawan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas mengikuti kajian Ramadan rutin yang digelar setiap Jumat selama Ramadan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan di tengah aktivitas kedinasan.

Dalam kajian tersebut, Ustadz Arif Hidayatullah menyampaikan pesan penting tentang makna sabar dan salat sebagai penolong dalam kehidupan, sebagaimana firman Allah SWT:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

“Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45).

Menurutnya, salat bukan sekadar rangkaian gerakan dan bacaan, melainkan ibadah yang menuntut kehadiran hati dan kesungguhan jiwa. Ia menjelaskan bahwa terdapat empat kunci utama menuju kesempurnaan salat, yaitu kesempurnaan gerakan diikuti dengan hadirnya hati, pemahaman terhadap makna bacaan salat, kebersihan hati, serta kekhusyukan seakan-akan salat yang dikerjakan adalah salat terakhir dalam hidup.

“Ketika seseorang mampu menghadirkan hati dalam salat, memahami bacaan yang dilafalkan, menjaga kebersihan hati, dan melaksanakannya dengan penuh kekhusyukan, maka salat akan menjadi sumber ketenangan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan,” jelas Arif Hidayatullah di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut ia mengingatkan tentang jaminan ampunan dan surga bagi orang yang menjaga kualitas ibadahnya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berwudhu dengan baik, kemudian shalat dua rakaat tanpa lalai dan dengan khusyuk, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Dalam riwayat lain disebutkan bahwa baginya diwajibkan surga. Hadis sahih ini diriwayatkan dari Utsman bin ‘Affan RA dalam Sahih Muslim (No. 22) dan Bukhari (No. 160).

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf, turut menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta kajian. Ia menekankan bahwa nilai-nilai ibadah yang dipelajari hendaknya tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagaimana sabda Rasulullah, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Karena itu, berikanlah layanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan. Lillahi ta'ala, mudah-mudahan hal itu menjadi pintu surga bagi kita,” ujarnya.

Kajian Ramadan ini menjadi salah satu upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas untuk menumbuhkan budaya spiritual di lingkungan kerja. Melalui kegiatan tersebut diharapkan para pegawai tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga membawa nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan pelayanan terbaik dalam menjalankan tugas sehari-hari. (sunarto-13032026)

Related Posts

Komentar