Optimalkan Pemanfaatan Backbone Dapodik, Dindik dan Dinkominfo Banyumas Gelar Rakor Bersama Pusdatin

Optimalkan Pemanfaatan Backbone Dapodik, Dindik dan Dinkominfo Banyumas Gelar Rakor Bersama Pusdatin

Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai tulang punggung data pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas menggelar rapat koordinasi peningkatan pemanfaatan Dapodik bersama Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sebagai Wali Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pusdatin memiliki peran strategis dalam menyediakan layanan data pendidikan bagi pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun satuan pendidikan. Upaya koordinasi ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan pemanfaatan data pendidikan yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Backbone Dapodik Banyumas yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas telah memasuki tahun kedua pemanfaatannya. Data tersebut telah digunakan secara luas oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk mendukung berbagai kebijakan dan program strategis di bidang pendidikan.

“Kami gunakan untuk pemetaan dan verifikasi-validasi anak tidak sekolah, pemberian bantuan sosial bagi peserta didik, penyusunan profil pendidikan, serta berbagai kebutuhan lain yang berkaitan dengan peningkatan mutu dan layanan akses pendidikan,” ujar Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., yang memimpin delegasi Banyumas saat berkunjung ke Kantor Pusdatin di Tangerang Selatan, Senin (15/12/2025).

Sarno menambahkan, ke depan backbone Dapodik juga akan dimanfaatkan sebagai basis data utama dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun mendatang, sehingga proses penerimaan peserta didik baru dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data.

Dalam kesempatan tersebut, tim Pusdatin memaparkan berbagai layanan data pendidikan dari Kemendikdasmen yang selama ini telah berjalan, sekaligus membuka ruang diskusi terkait penguatan pemanfaatan data di daerah.

“Kami menunggu umpan balik, kajian, serta praktik pemanfaatan data backbone Dapodik di daerah sebagai bahan evaluasi dan peningkatan layanan Pusdatin ke depan,” ungkap Ismail Yusuf, narasumber dari Pusdatin.

Melalui rakor ini diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan serta pemanfaatan data pendidikan semakin kuat, sehingga mampu mendukung perumusan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan layanan publik.(sunarto-15122025)

#trilas

 

Related Posts

Komentar