
K3S Jati Widya Tama Gelar Berbagi Takjil dan Sembako Murah, Manifestasi Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan
Dalam rangka menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Jati Widya Tama melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa di wilayah Purwojati dan diikuti oleh para kepala sekolah serta guru yang tergabung dalam K3S Jati Widya Tama.
Kegiatan berbagi takjil ini dilakukan dengan membagikan paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan, pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, serta masyarakat sekitar yang melintas di lokasi kegiatan. Para anggota K3S tampak antusias turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Puluhan hingga ratusan paket takjil disiapkan oleh anggota K3S Jati Widya Tama sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba. Dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, paket takjil dibagikan secara langsung kepada masyarakat yang melintas.
Selain berbagi takjil, K3S Jati Widya Tama juga menggelar kegiatan sembako murah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan. Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli paket sembako senilai Rp50.000 dengan harga tebus murah hanya Rp35.000. Paket tersebut berisi 1 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, serta mie instan. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Ketua K3S Jati Widya Tama, Juli Tarwoko, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil dan sembako murah ini merupakan salah satu program sosial yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadan sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di kalangan insan pendidikan. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian, empati, serta semangat berbagi kepada sesama.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa insan pendidikan tidak hanya berperan di lingkungan sekolah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Berbagi takjil dan penyediaan sembako murah ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus sarana menebar kebaikan di bulan yang penuh berkah,” ungkapnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar kepala sekolah yang tergabung dalam K3S Jati Widya Tama. Kebersamaan dalam menyiapkan hingga membagikan takjil menjadi momentum memperkuat kekompakan dan solidaritas dalam organisasi.
Menariknya, kegiatan sosial ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi, di antaranya unsur Gerakan Pramuka serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sinergi antar lembaga tersebut semakin menambah semangat kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar insan pendidikan dalam melaksanakan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Masyarakat yang menerima takjil maupun yang memanfaatkan program sembako murah tampak senang dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para kepala sekolah bersama berbagai unsur lembaga pendidikan tersebut. Banyak warga dan pengendara yang mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan menjelang waktu berbuka puasa.
Dengan adanya kegiatan berbagi takjil dan sembako murah ini, diharapkan semangat kepedulian sosial dan budaya berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. K3S Jati Widya Tama bersama mitra lembaga pendidikan lainnya juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia pendidikan dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.


