
Kepedulian Guru dan Siswa Banyumas, Galang Donasi untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera
Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh insan pendidikan di Kabupaten Banyumas. Guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dari berbagai satuan pendidikan turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan membantu para korban bencana alam yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera.
Banyak cara dapat dilakukan untuk membantu korban bencana alam, mulai dari donasi barang seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan, hingga bantuan berupa dana. Tidak sedikit pula masyarakat yang terlibat sebagai relawan medis, psikologis, evakuasi, maupun logistik. Dukungan moral, penyebaran informasi yang benar, serta partisipasi dalam mitigasi pasca bencana juga menjadi bagian penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemulihan jangka panjang para korban.
Semangat gotong royong tersebut tercermin dari aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh guru dan siswa di Banyumas. Salah satunya dilaksanakan oleh SDN 3 Karangmangu, Korwilcam Purwojati. Penggalangan dana dikemas melalui kegiatan Safari Berkisah yang melibatkan para guru dan peserta didik.
“Penggalangan dana untuk para korban bencana alam di Sumatera kami kemas melalui kegiatan Safari Berkisah, diikuti para guru dan siswa,” ujar Megawati Purwaningrum, Kepala SDN 3 Karangmangu.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp610.000,- yang selanjutnya disalurkan melalui program Tasharuf Yatim Mandiri Purwokerto.
“Alhamdulillah, donasi yang terkumpul kami salurkan melalui program Tasharuf Yatim Mandiri Purwokerto,” tambahnya.
Aksi serupa juga dilakukan oleh SDN 2 Tipar, Korwilcam Rawalo. Melalui program Bumbung Peduli, para guru dan siswa mengumpulkan donasi sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
“Pangkalan SDN 2 Tipar Rawalo peduli untuk mengumpulkan donasi dan menyalurkan dana yang terkumpul bagi saudara-saudara kita di Aceh,” ungkap Dariah, guru SDN 2 Tipar.
Tak ketinggalan, SDN 3 Samudra Korwilcam Gumelar juga membentuk posko bantuan. Donasi yang dihimpun direncanakan disalurkan kepada para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Melalui kegiatan penggalangan dana ini, nilai-nilai kepedulian, empati, dan solidaritas sosial terus ditanamkan kepada peserta didik sejak dini. Terlepas dari besar kecilnya nominal yang disumbangkan, aksi ini menjadi pembelajaran nyata tentang pentingnya berbagi dan hadir untuk sesama di tengah situasi sulit.
(sunarto-14122025)


