Menu Navigasi

BERITA DINAS PENDIDIKAN

Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Membentuk Generasi Berkarakter, Beriman dan Berprestasi

05 September 2026
Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Membentuk Generasi Berkarakter,  Beriman dan Berprestasi
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas | Publikasi Informasi Digital

Banyumas, 05 September 2026

SMP Negeri 1 Karanglewas melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kekhidmatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat keimanan dan kecintaan kepada beliau.

Acara dibuka dengan pembacaan basmalah yang dipimpin oleh pembawa acara, Kolif. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur'an yang dibawakan oleh Meli. Lantunan ayat suci Al-Qur'an mengawali rangkaian kegiatan dengan suasana yang tenang dan penuh penghormatan.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Bapak Sugeng Pamuji, S.Pd menyampaikan permohonan maaf karena pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi tahun ini masih sangat sederhana. Meskipun demikian, kesederhanaan tersebut diharapkan tidak mengurangi hikmah dan makna dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Panitia juga berharap penyelenggaraan kegiatan pada masa yang akan datang dapat dipersiapkan dengan lebih baik.

Peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial. Bagi warga sekolah, kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk mengingat kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Sikap jujur, amanah, santun, sabar, peduli, dan menghormati orang lain merupakan nilai-nilai yang perlu terus ditumbuhkan di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kepala Sekolah Ibu Dwi Riani Darma Setianingsih, S.Pd,. M.Pd dalam sambutanya mengajak seluruh peserta untuk memahami dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW merupakan teladan utama dalam akhlak, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, tanggung jawab, dan keteguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Keteladanan tersebut sangat penting diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Setelah sambutan Kepala Sekolah, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Sanusi. Beliau mengajak para siswa untuk meluruskan niat ketika menghadiri Maulid Nabi. Kehadiran dalam majelis hendaknya diniatkan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, upaya menambah iman kepada Allah SWT, dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Sanusi. Dalam ceramahnya, beliau mengajak para peserta untuk meluruskan niat ketika menghadiri kegiatan Maulid Nabi. Kehadiran dalam majelis seperti ini hendaknya diniatkan untuk mencari ilmu, memperkuat iman kepada Allah SWT, dan menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Ustadz Sanusi menjelaskan bahwa keimanan harus senantiasa dipupuk. Iman tidak cukup hanya diyakini dalam hati, tetapi perlu diwujudkan dengan menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi seharusnya mendorong setiap peserta didik untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan kualitas ibadah.

Beliau juga menyampaikan tentang keutamaan Rasulullah SAW dalam sejarah penciptaan dan kehidupan manusia. Pesan tersebut diarahkan untuk menumbuhkan rasa syukur dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa risalah Islam. Karena itu, umat Islam perlu menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam bersikap, berbicara, belajar, bekerja, dan berinteraksi dengan sesama.

Menurut Ustadz Sanusi, menghadiri Maulid Nabi memiliki tujuan penting, yaitu menambah iman kepada Allah SWT, menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, serta mengenal dan meneladani akhlak beliau. Peserta didik diajak untuk tidak hanya mengenal Nabi melalui cerita, tetapi juga berusaha menerapkan sifat-sifat terpuji Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga mengingatkan bahwa kebanggaan sebagai peserta didik SMP Negeri 1 Karanglewas perlu diwujudkan melalui akhlak, kedisiplinan, prestasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Menjadi bagian dari sekolah berarti ikut menjaga nama baik sekolah dan terus berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat.

Salah satu bagian penting dalam tausiyah adalah ajakan untuk menghormati orang tua dan guru. Ustadz Sanusi mengingatkan bahwa dalam kehidupan seorang anak terdapat sosok-sosok yang harus dihormati dan dihargai. Orang tua di rumah merupakan sosok utama yang telah merawat dan mendidik anak. Di sekolah, bapak dan ibu guru juga menjadi orang tua yang membimbing peserta didik dalam memperoleh ilmu, membentuk karakter, dan mempersiapkan masa depan.

Karena itu, bentuk balas jasa kepada orang tua bukan hanya dengan ucapan terima kasih, tetapi juga melalui sikap berbakti, menaati nasihat yang baik, menjaga nama baik keluarga, rajin belajar, serta mendoakan mereka. Sikap hormat kepada guru juga menjadi bagian dari akhlak seorang pelajar. Ketika peserta didik menghargai guru dan bersungguh-sungguh dalam belajar, hal tersebut merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap ilmu.

Semangat menuntut ilmu juga menjadi pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Ungkapan yang populer di kalangan ulama, “Uthlubul 'ilma minal mahdi ilal lahdi”, mengandung pesan agar manusia terus mencari ilmu sejak masa kanak-kanak hingga akhir hayat. Ilmu harus dicari dengan kesungguhan, disertai niat yang baik, dan diamalkan untuk kemaslahatan.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan bahwa iman perlu terus dipupuk melalui ketaatan kepada Allah SWT. Dengan iman yang kuat, seorang pelajar akan memiliki landasan untuk membedakan yang baik dan yang buruk serta mampu menjaga perilakunya. Inilah salah satu tujuan penting menghadiri Maulid Nabi: bukan hanya mengetahui sejarah Rasulullah, tetapi semakin terdorong untuk memperbaiki diri.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Karanglewas diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari. Momentum ini perlu diteruskan dalam bentuk nyata: memperbaiki ibadah, menjaga lisan dan perilaku, menghormati orang tua dan guru, rajin menuntut ilmu, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Semoga melalui kegiatan ini, keimanan semakin kuat, kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh, dan seluruh warga SMP Negeri 1 Karanglewas mampu menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan serupa pada tahun-tahun berikutnya dapat dilaksanakan dengan lebih baik, lebih semarak, dan tetap menghadirkan hikmah bagi seluruh warga sekolah.

“Jadikan momentum Maulid Nabi sebagai langkah untuk mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW.”

(Penulis, Sartam, S.Pd)


Galeri Dokumentasi
Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Mode Kontras
Suara Pembaca (TTS) Klik teks apa saja di halaman untuk mendengarkan suara pembaca setelah fitur diaktifkan.