Banyumas, 08 April 2026 –
PURWOKERTO – Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Al Irsyad Al Islamiyah Boarding School Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi di luar negeri. Bahkan, salah satu siswa berhasil mengantongi penerimaan dari 10 universitas sekaligus.
Siswa tersebut adalah Aflaha Prasetyo, peserta didik kelas XII MIPA 1. Ia diterima di sejumlah kampus ternama dunia, di antaranya University of Toronto (Kanada), University of Queensland (Australia), serta Victoria University of Wellington (Selandia Baru).
Aflaha mengungkapkan, impian untuk melanjutkan studi ke luar negeri telah ia rintis sejak duduk di bangku kelas XI. Ia aktif mencari informasi mengenai kampus bereputasi global, menjaga capaian akademik, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal utama.
“Yang diimpikan sebenarnya di University of Toronto karena reputasinya sangat bagus, masuk top 29 QS World di dunia. Itu yang paling saya bangga bisa diterima di situ,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (7/4/2026).
Di kampus tersebut, Aflaha berencana mengambil bidang Neuroscience dan Teknik, sebagai langkah awal meraih cita-cita di bidang sains dan teknologi.
Tak hanya Aflaha, prestasi serupa juga diraih siswa lainnya. Ashraf Zein Firjatullah dari kelas XII IPS 1 berhasil diterima di delapan universitas luar negeri. Ia mengaku tertarik memilih University of Queensland karena masuk dalam jajaran 40 besar dunia serta faktor kedekatan geografis dengan Indonesia.
“Saya memang dari kecil ingin kuliah di Australia. Selain jaraknya tidak terlalu jauh, biaya hidupnya juga relatif lebih terjangkau dibanding negara lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Faadhil Firman Abdurrahman Arkananta dari kelas XII MIPA 1 juga mencatatkan prestasi dengan diterima di tiga universitas di Australia.
“Target utamanya memang bisa kuliah di luar negeri,” tuturnya singkat.
Kepala sekolah, Sudrajat, menyampaikan bahwa keberhasilan para siswa tidak lepas dari kombinasi motivasi kuat, kemampuan bahasa asing, serta kemandirian yang terus diasah selama masa pendidikan.
Selain unggul secara akademik, para siswa juga dibekali nilai religius yang menjadi fondasi karakter. “Yang membuat kami bangga, mereka juga telah menyelesaikan hafalan Alquran. Aflaha bahkan sudah menyetorkan hafalan 30 juz. Ini menjadi bekal penting saat hidup di negeri orang,” jelasnya.
Sudrajat menambahkan, sekolah memiliki program unggulan pembinaan studi luar negeri yang telah dirancang sejak kelas X. Program tersebut meliputi pemberian wawasan pendidikan global, audiensi bersama orang tua, hingga pendampingan intensif dalam proses administrasi pendaftaran saat kelas XII.
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen SMA Al Irsyad Boarding Purwokerto dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di kancah internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai jati diri.