Banyumas, 07 May 2026 –
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menggelar Simulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih baik kepada calon peserta didik, orang tua, maupun pihak sekolah terkait alur dan mekanisme pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat lebih siap menghadapi proses pendaftaran yang sesungguhnya, sekaligus meminimalisasi kendala teknis saat pelaksanaan SPMB nanti.
Sejalan dengan pelaksanaan tersebut, seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Karanglewas pada Kamis (7/5/2026) turut mengikuti simulasi pendaftaran SPMB SMA/SMK secara serentak. Kegiatan berlangsung di kelas 9A hingga 9H dengan pendampingan langsung dari wali kelas masing-masing.
Kepala SMP Negeri 1 Karanglewas, Dwi Riyani Darma Setianingsih,
menyampaikan bahwa seluruh siswa mengikuti simulasi dengan antusias
menggunakan perangkat telepon genggam masing-masing.
“Siswa-siswi SMP
Negeri 1 Karanglewas secara serentak mengikuti kegiatan simulasi SPMB
SMA/SMK. Kegiatan ini dilakukan di kelas 9A hingga kelas 9H didampingi
wali kelas masing-masing. Mereka mengerjakan menggunakan HP. Bagi siswa
yang tidak memiliki HP menggunakan Chromebook sekolah,” ujarnya.
Selain pelaksanaan simulasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melalui surat edaran resmi juga menginstruksikan kepada seluruh satuan pendidikan untuk melakukan pembaruan data pada aplikasi Dapodik, khususnya bagi peserta didik kelas IX jenjang SMP/sederajat. Langkah tersebut dilakukan agar proses seleksi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan data yang valid.
Dengan adanya simulasi ini, diharapkan peserta didik semakin memahami tahapan pendaftaran serta lebih siap dalam menentukan pilihan sekolah lanjutan sesuai minat dan kemampuannya.