Banyumas, 12 February 2026 –
Banyumas (12/02/2026) – Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) PD–PC HIMPAUDI se-Kabupaten Banyumas dengan mengusung tema “Bersinergi dan Berkolaborasi Ciptakan Pendidikan Profesional menuju PAUD Berkualitas”. Kegiatan ini berlangsung di Gurinda Sarwa Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Kamis (12/2/2026).
Rakor tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Pimpinan Daerah (PD) dan Pimpinan Cabang (PC) HIMPAUDI se-Kabupaten Banyumas sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa pendidikan PAUD merupakan fondasi utama pembentukan karakter dan kecerdasan anak pada fase golden age atau usia emas. Oleh karena itu, pengelola dan pendidik PAUD dituntut memiliki komitmen dan profesionalisme yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan empat pesan penting kepada seluruh Pengurus HIMPAUDI:
Pertama, cermat dan teliti. Sikap cermat dan teliti dalam penyelenggaraan pendidikan PAUD sangat krusial mengingat masa usia dini merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan. Setiap program, metode pembelajaran, hingga evaluasi harus dirancang dengan penuh pertimbangan dan kehati-hatian.
Kedua, berbasis referensi yang teruji. Penyusunan kegiatan belajar hendaknya didasarkan pada referensi dan kajian yang telah teruji, sehingga proses pembelajaran tidak hanya kreatif tetapi juga memiliki landasan ilmiah yang kuat dan relevan dengan kebutuhan perkembangan anak.
Ketiga, adaptif terhadap perkembangan zaman. Guru PAUD diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika dunia pendidikan, termasuk perkembangan teknologi dan pendekatan pembelajaran terkini. Adaptivitas menjadi kunci agar layanan PAUD tetap kontekstual dan relevan.
Keempat, memperkuat konsolidasi. Pendidikan anak usia dini bersifat holistik integratif, mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, serta perlindungan anak. Karena itu, guru PAUD tidak dapat bekerja sendiri. Konsolidasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi sangat penting dalam membangun ekosistem belajar yang optimal.
Melalui Rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara HIMPAUDI dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dalam mewujudkan layanan PAUD yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Semangat kolaborasi yang digaungkan dalam forum ini menjadi langkah nyata menuju PAUD berkualitas sebagai pondasi generasi Banyumas yang unggul dan berkarakter.(akbar ramdhani)