Menu Navigasi

BERITA DINAS PENDIDIKAN

Pimpin Apel Perdana, Plt Kadindik : Tingkatkan Pelayanan kepada Guru

03 March 2026
Pimpin Apel Perdana, Plt Kadindik : Tingkatkan Pelayanan kepada Guru
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas | Publikasi Informasi Digital

Banyumas, 03 March 2026

Memasuki masa purna tugas Drs. H. Joko Wiyono, M.Si. per 1 Maret 2026, tongkat kepemimpinan di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas resmi beralih. Melalui Sekretaris Daerah, Bupati Banyumas menunjuk Amrin Ma'ruf sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas terhitung mulai 1 Maret hingga 31 Mei 2026 atau sampai dengan ditetapkannya kepala dinas definitif.

Penunjukan tersebut disampaikan oleh Sekda Banyumas Agus Nur Hadie dalam amanat apel perdana yang digelar di halaman Dinas Pendidikan, Senin (02/03/2026).

“Tentu dengan pengalaman yang dimiliki dan berbagai pertimbangan, Pak Bupati menunjuk Asisten Administrasi Umum sebagai Plt Kadindik per 1 Maret,” ujar Sekda.

Dalam apel perdananya, Selasa (03/03/2026) Amrin Ma’ruf, S.Sos., M.Si. langsung menegaskan arah kebijakan yang akan diambil selama masa tugasnya. Ia mengajak seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, serta karyawan dan karyawati Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya kepada para guru.

“Kita semua adalah pelayan. Ada banyak guru yang harus kita layani, baik dalam pelayanan administratif maupun pemenuhan hak guru seperti TPG dan TPP,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan Dinas Pendidikan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pendidik di lapangan. Ia menekankan bahwa pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan para guru.

Berbekal latar belakang sebagai Asisten Administrasi Umum, Amrin menyampaikan komitmennya untuk memperkuat tata kelola kepegawaian dan keuangan.

“Karena saya dari Administrasi Umum, maka saya akan fokus untuk menguatkan kepegawaian dan keuangan. Dan saya perlu dukungan dari semuanya,” harapnya.

Selain pelayanan internal, Plt Kadindik juga menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar mencermati secara seksama dampak kebijakan tersebut terhadap sektor pendidikan di daerah.

“Anggaran sebesar Rp319 miliar dana dari pusat yang tidak disalurkan ke daerah, yang paling terdampak adalah sektor pendidikan dan kesehatan. Di dalamnya ada DAK Fisik dan earmark pendidikan,” urainya.

Dalam situasi tersebut, ia mengajak seluruh jajaran untuk tetap bekerja secara profesional, adaptif, dan solid. Menurutnya, solidaritas, semangat saling asah dan asuh antarpegawai, serta komunikasi dan kerja sama yang baik dengan perangkat daerah lainnya menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan ke depan.

Apel perdana ini menjadi momentum awal kepemimpinan Amrin Ma’ruf di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, dengan pesan kuat untuk memperkuat pelayanan, menjaga kekompakan, serta memastikan hak-hak guru tetap menjadi prioritas utama. (sunarto-03032026)


Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Mode Kontras
Suara Pembaca (TTS) Klik teks apa saja di halaman untuk mendengarkan suara pembaca setelah fitur diaktifkan.