Menu Navigasi

BERITA DINAS PENDIDIKAN

PGRI Jawa Tengah Salurkan 72 Tangki Air Bersih

29 October 2026
PGRI Jawa Tengah Salurkan 72 Tangki Air Bersih
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas | Publikasi Informasi Digital

Banyumas, 29 October 2026 –

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan sebanyak 72 tangki air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas (Kamis, 29/10/2026). Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan bakti guru kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PGRI tahun 2026.

Penyerahan bantuan dilaksanakan dengan dihadiri Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Aris Munandar, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kembaran, Pemerintah Desa Karangtengah, Pengurus PGRI Cabang Kembaran serta pengurus PGRI Kabupaten Banyumas. Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi organisasi profesi guru dengan pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

Dalam sambutannya, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah yang telah hadir sekaligus membawa bantuan air bersih bagi masyarakat Banyumas. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Terima kasih kepada pengurus PGRI Jawa Tengah yang telah berkenan hadir dan membawa kebahagiaan bagi PGRI Kabupaten Banyumas serta masyarakat. Pada kesempatan ini, secara simbolis akan diserahkan bantuan sebanyak 72 tangki air bersih dari PGRI Provinsi Jawa Tengah untuk warga masyarakat,” ungkap Sarno.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data terakhir yang disampaikan, dampak kekeringan di Kabupaten Banyumas telah meluas ke 25 desa dengan lebih dari 100 titik yang membutuhkan pelayanan air bersih. Kondisi tersebut memerlukan perhatian dan dukungan berbagai pihak agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi, terutama selama musim kemarau.

“Banyumas termasuk kabupaten yang terdampak kekeringan. Data terakhir menunjukkan sudah ada 25 desa yang terdampak dan lebih dari 100 titik yang harus dilayani. Kami berharap bantuan air bersih dari PGRI Provinsi Jawa Tengah ini dapat mengurangi beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Aris Munandar, M.Pd., menyampaikan bahwa musim kemarau yang berlangsung cukup panjang telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan kehidupan sehari-hari.

“Air merupakan sendi kehidupan. PGRI Kabupaten Banyumas dan PGRI Jawa Tengah merasakan betul kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat kondisi kemarau tahun ini. Bantuan ini merupakan hadiah dalam rangka HUT ke-81 PGRI sekaligus wujud bakti guru dari PGRI untuk masyarakat,” tutur Aris Munandar.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial di kalangan insan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, PGRI berupaya menunjukkan bahwa peran guru dan organisasi profesi tidak terbatas pada dunia pendidikan, melainkan juga mencakup kontribusi nyata bagi lingkungan sosial.

Kepala Desa Karangtengah, Kholid, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan PGRI Provinsi Jawa Tengah kepada warganya. Atas nama pemerintah desa, ia menyambut baik penyaluran bantuan tersebut dan berharap air bersih yang diterima dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Atas nama Pemerintah Desa Karangtengah, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas bantuan air bersih ini. Semoga bantuan tersebut menambah berkah bagi kita semua dan dapat bermanfaat bagi warga masyarakat,” ujar Kholid.(PGRI Banyumas)

Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Mode Kontras
Suara Pembaca (TTS) Klik teks apa saja di halaman untuk mendengarkan suara pembaca setelah fitur diaktifkan.