Menu Navigasi

BERITA DINAS PENDIDIKAN

Peluncuran 21 PKBM Muhammadiyah di Banyumas, Abdul Mu'ti Dorong Akses Pendidikan Inklusif

27 April 2026
Peluncuran 21 PKBM Muhammadiyah di Banyumas, Abdul Mu'ti Dorong Akses Pendidikan Inklusif
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas | Publikasi Informasi Digital

Banyumas, 27 April 2026

Pemerintah terus memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah strategis itu ditandai dengan peluncuran pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Muhammadiyah se-Kabupaten Banyumas yang diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, pada Sabtu (21/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Modern ZIIS ini menjadi tonggak awal penguatan pendidikan nonformal di Banyumas. Sebanyak 21 lembaga PKBM Muhammadiyah direncanakan akan berdiri dan tersebar di berbagai kecamatan, diawali dengan peluncuran PKBM Surya Muhammadiyah di Kecamatan Cilongok.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti mengapresiasi inisiatif Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas yang aktif mengambil peran dalam memperluas layanan pendidikan. Ia mendorong agar pendirian PKBM dapat menjangkau seluruh kecamatan di Banyumas, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dari akses pendidikan.

“Kehadiran PKBM ini merupakan bentuk nyata pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan terjangkau bagi semua,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa pendidikan kesetaraan memiliki kedudukan yang setara dengan pendidikan formal, sehingga lulusan PKBM tetap memiliki peluang yang sama untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak di Banyumas mendapatkan layanan pendidikan yang layak. Menurutnya, peluncuran PKBM Muhammadiyah ini menjadi solusi strategis dalam menangani persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi tantangan di daerah.

“PKBM tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai life skill, Kita akan dorong PKBM tidak hanya sebagai tempat mengenyam pendidikan, tapi juga life skill. Yang butuh kambing, kita bantu kambing agar warga belajar bisa belajar beternak. Yang butuh ayam atau lainnya juga bisa kita fasilitasi” ujarnya.

Kunjungan kerja Mendikdasmen ini turut didampingi oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang berperan aktif dalam mendukung penguatan pendidikan nonformal di wilayah tersebut.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan, diharapkan pendirian 21 PKBM Muhammadiyah di Banyumas mampu memperluas akses pendidikan, menekan angka ATS, serta menciptakan generasi yang lebih berdaya dan berkarakter. (niko/sunarto)


Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Mode Kontras
Suara Pembaca (TTS) Klik teks apa saja di halaman untuk mendengarkan suara pembaca setelah fitur diaktifkan.