Banyumas, 24 July 2026 –
Purwokerto, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Banyumas pada Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
LCCM menjadi ajang edukatif yang bertujuan meningkatkan apresiasi peserta didik terhadap sejarah, budaya, dan permuseuman, sekaligus mendorong museum sebagai sumber belajar yang menarik, kontekstual, dan inspiratif bagi generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan rasa bangga pelajar terhadap kebudayaan, sejarah perjuangan bangsa, serta permuseuman.
"Kegiatan ini juga guna memperkenalkan peran penting museum sebagai pusat sumber informasi yang edukatif, menarik, dan kontekstual," ujarnya.
Selain menguji pengetahuan sejarah, LCCM juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, melatih kerja sama tim, berpikir kritis, serta menumbuhkan semangat sportivitas antarpelajar.
Sebanyak 21 sekolah perwakilan dari sub rayon mengikuti ajang ini. Setelah melalui babak demi babak yang berlangsung seru dan kompetitif, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:
🥇 Juara I : SMP Negeri 1 Wangon (3.750 poin)
🥈 Juara II : SMP Negeri 2 Somagede (1.500 poin)
🥉 Juara III : SMP Negeri 2 Purwokerto (1.400 poin)
🏅 Harapan I : SMP Negeri 1 Purwokerto (1.200 poin)
🏅 Harapan II : SMP Negeri 1 Sokaraja (1.100 poin)
🏅 Harapan III : SMP Negeri 1 Pekuncen (800 poin)
Selamat kepada seluruh pemenang dan peserta yang telah menunjukkan
semangat belajar, sportivitas, dan kecintaan terhadap sejarah bangsa.
Juara
Pertama berhak untuk berlomba di tingkat Provinsi Jateng yang akan
dihelat paga 5 Agustus 2026 di Museum Ronggowarsito Semarang. Semoga
melalui LCCM, semakin banyak generasi muda Banyumas yang mengenal,
mencintai, dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi ruang belajar yang menghidupkan masa lalu untuk menginspirasi masa depan.