Banyumas, 26 May 2026 –
Pelaksanaan ASAT (Asesmen Sumatif Akhir Tahun) Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk siswa kelas 7 dan 8 di sejumlah SMP di Kabupaten Banyumas berjalan tertib dan lancar. Kegiatan asesmen ini dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik selama satu semester pada tahun pelajaran berjalan.
Selain ASAT bagi kelas 7 dan 8, sekolah juga melaksanakan ASAJ (Asesmen Sumatif Akhir Jenjang) bagi siswa kelas 9. ASAJ merupakan evaluasi akhir yang menjadi bagian penting dalam mengukur ketercapaian standar kompetensi lulusan selama tiga tahun masa studi di jenjang SMP. Sementara itu, ASAT untuk kelas 7 dan 8 bertujuan mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran pada semester genap.
Materi yang diujikan dalam asesmen meliputi mata pelajaran wajib serta muatan lokal. Format soal yang digunakan juga bervariasi, disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran dan kompetensi yang diukur, sehingga diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh terhadap kemampuan peserta didik.
Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Bahrodin, menuturkan hasil monitoring pelaksanaan asesmen di SMP Diponegoro 10 Pekuncen. Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan ASAT berlangsung dengan baik dan kondusif.
Untuk peserta didik kelas 7, tercatat sebanyak 69 siswa mengikuti asesmen, dengan 2 siswa tidak hadir karena sakit. Sementara itu, pada kelas 8 terdapat 53 peserta, dengan 2 siswa tidak hadir karena alasan kesehatan. Sekolah akan memberikan kesempatan kepada siswa yang sakit untuk mengikuti ASAT susulan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kepala SMP Diponegoro 10 Pekuncen, Djamali Anshori, telah mengoordinasikan pelaksanaan asesmen dengan baik, mulai dari pengaturan ruang asesmen hingga penataan lingkungan sekolah agar tetap nyaman dan mendukung konsentrasi siswa selama pelaksanaan kegiatan. Selain itu, administrasi pelaksanaan ASAT juga dinyatakan lengkap sehingga mendukung kelancaran dan ketertiban pelaksanaan asesmen di sekolah tersebut.