Menu Navigasi

BERITA DINAS PENDIDIKAN

Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS, Dinas Pendidikan Laksanakan Penyembelihan 4 Ekor Sapi Kurban

27 May 2026
Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS, Dinas Pendidikan Laksanakan Penyembelihan 4 Ekor Sapi Kurban
Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas | Publikasi Informasi Digital

Banyumas, 27 May 2026

Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pendidikan melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Rabu (27 Mei 2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk ibadah, kepedulian sosial, serta upaya memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keikhlasan di lingkungan pendidikan.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Dinas Pendidikan menyembelih sebanyak 4 ekor sapi. “Sebanyak 3 ekor sapi merupakan hewan kurban dari karyawan dan karyawati Dinas Pendidikan, sedangkan 1 ekor sapi merupakan bantuan kurban dari Lembaga Pendidikan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto sebagai bentuk sinergi, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam berbagi kebahagiaan kepada masyarakat,” ujar Wahyu Adhi Fibrianto selaku Ketua Takmir Masjid AT Tahrim Dindik Banyumas. Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta pihak-pihak yang membutuhkan.

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah untuk mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh ketaatan dan keikhlasan. Peristiwa agung tersebut menjadi landasan disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Muslim yang mampu.

Kisah Nabi Ibrahim AS mengajarkan bahwa keimanan sejati diwujudkan melalui kesediaan berkorban dan mendahulukan perintah Allah SWT di atas kepentingan pribadi. Ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS justru menunjukkan ketundukan dan kesabaran dengan berkata, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu.” Keteladanan ini menjadi pelajaran penting tentang ketaatan, komunikasi dalam keluarga, serta pendidikan karakter yang berlandaskan nilai spiritual.

Secara hakiki, ibadah kurban bukan hanya menyembelih hewan ternak, tetapi juga menjadi simbol untuk “menyembelih” sifat-sifat negatif dalam diri manusia seperti ego, keserakahan, iri hati, dan sifat kikir. Melalui kurban, umat Islam diajak untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat keikhlasan, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Momentum Idul Adha juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya berbagi dan solidaritas sosial. Distribusi daging kurban kepada masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong, ukhuwah, dan kepedulian sosial yang perlu terus ditanamkan, termasuk di lingkungan pendidikan.

Selain itu, kisah keluarga Nabi Ibrahim AS memberikan pelajaran berharga tentang keteladanan orang tua dalam mendidik anak dengan penuh kesabaran, musyawarah, dan keimanan. Sosok Nabi Ismail AS mengajarkan tentang keikhlasan dan kepatuhan, sedangkan Siti Hajar menjadi teladan ketabahan dan penyerahan diri kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Melalui kegiatan kurban ini, Dinas Pendidikan berharap nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di lingkungan pendidikan serta menjadi inspirasi dalam membangun karakter generasi yang religius, humanis, dan berakhlak mulia.

 (sunarto)
 
 


Aksesibilitas
Ukuran Huruf
Mode Kontras
Suara Pembaca (TTS) Klik teks apa saja di halaman untuk mendengarkan suara pembaca setelah fitur diaktifkan.