Banyumas, 14 July 2026 –
Purwokerto, Suasana ceria dan penuh harapan menyelimuti kompleks SD Negeri 3 Tanjung, Purwokerto Selatan, pada Senin pagi (13/07/2026). Sekolah secara resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari Pertama untuk menyambut para tunas bangsa yang siap menempuh perjalanan akademik baru.
Kegiatan diawali dengan Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh guru, staf, siswa baru, serta orang tua murid. Momentum sakral terjadi saat prosesi penyematan dan penyerahan peserta didik secara simbolis dari orang tua kepada pihak sekolah. Prosesi ini menandai dimulainya amanah besar bagi sekolah untuk mendidik, menjaga, dan mengembangkan potensi anak-anak tersebut.
Menyambut Keberagaman dari Penjuru NusantaraTahun ajaran ini, SD Negeri 3 Tanjung menyambut 20 siswa baru kelas 1 yang terdiri dari 9 siswa putra dan 11 siswa putri. Menariknya, atmosfer keberagaman langsung terasa karena sekolah juga menyambut 3 siswa pindahan.Dari tiga siswa pindahan tersebut, dua di antaranya membawa cerita perjalanan jauh dari luar pulau, yakni dari Kalimantan dan Sumatra. Sementara itu, satu siswa pindahan lainnya berasal dari lingkungan lokal Tanjung.
Kehadiran mereka semakin memperkaya warna dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.Mengenal Rumah Kedua dan Para PendidikSetelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan dan program kegiatan di SD Negeri 3 Tanjung. Siswa baru diajak untuk mengenal "rumah kedua" mereka. Acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan para guru kelas serta guru mata pelajaran (mapel).
Lewat interaksi yang hangat ini, rasa canggung anak-anak seketika mencair menjadi senyum ceria.Menambah kebersamaan di hari pertama, seluruh siswa baru juga menikmati momen Makan Bersama Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya memastikan pemenuhan nutrisi anak sejak hari pertama sekolah, tetapi juga melatih kemandirian dan adab makan bersama teman-teman baru.Filosofi Penanaman Bibit: Siap Tumbuh dan BerkembangSebagai pamungkas yang sarat makna, hari pertama MPLS ditutup dengan aksi penanaman bibit tanaman.
Aktivitas ini bukan sekadar penghijauan, melainkan sebuah simbolisme mendalam.Para siswa baru diibaratkan sebagai bibit muda yang siap berproses untuk tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang kokoh dan berbuah manis. Untuk mencapai pertumbuhan yang optimal, bibit-bibit ini tentu membutuhkan dukungan penuh, baik secara internal (semangat dari dalam diri siswa dan lingkungan sekolah) maupun eksternal (sinergi, doa, dan pendampingan dari orang tua di rumah).
Titipan Harapan dari Dewan GuruMenutup rangkaian hari pertama yang berkesan ini, seluruh dewan guru SD Negeri 3 Tanjung menyampaikan harapan kolektif mereka untuk masa depan para siswa:"Kami berharap SD Negeri 3 Tanjung dapat menjadi tanah yang subur bagi anak-anak kita untuk mengakar kuat dalam karakter, serta bertumbuh tinggi dalam prestasi.
Kami berkomitmen penuh untuk menuntun, menyiram, dan menjaga 'bibit-bibit' ini dengan ilmu dan kasih sayang. Semoga sinergi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua dapat terus terjaga demi mengantarkan anak-anak kita meraih impian tertinggi mereka."Hari pertama MPLS di SD Negeri 3 Tanjung sukses memberikan kesan mendalam. Langkah awal telah dimulai, bibit-bibit unggul telah ditanam, dan kini saatnya bersama-sama merawat mereka menuju masa depan yang gemilang.