Banyumas, 24 September 2025 –
Purwokerto – Sebanyak 1.358 Tenaga Kerja Harian Lepas (TKHL) resmi dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Banyumas. Prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di GOR Satria Purwokerto, Rabu (24/9/2025).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 521 guru, 30 tenaga kesehatan, dan 807 tenaga teknis resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Banyumas.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia
(BKPSDM) Kabupaten Banyumas, Eko Prijanto, dari total 1.366 formasi yang
tersedia, masih terdapat delapan formasi yang tidak terisi.
“Formasi yang belum terisi tersebut berasal dari tenaga dokter dan guru,” jelasnya.
Bupati: Jadikan Awal Pengabdian
Dalam sambutannya, Bupati Sadewo Tri Lastiono mengungkapkan apresiasi kepada para PPPK yang baru dilantik.
“Ini adalah awal yang sangat baik untuk perjalanan karier Anda semua.
Jadikan momen ini sebagai titik awal dalam pengabdian dan kontribusi
nyata untuk membangun Kabupaten Banyumas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai ASN.
“Yang baru saja diikrarkan melalui sumpah dan janji bukan sekadar
formalitas, melainkan memiliki makna mendalam. Jaga integritas,
tingkatkan kompetensi, dan bangun kerja sama yang solid demi Banyumas
yang lebih baik,” tambahnya.
Air Mata Bahagia Para PPPK
Momen bahagia itu disambut haru oleh para tenaga pendidik, kesehatan,
dan teknis yang hadir. Salah satunya Resty Dwi Agustin, tenaga
kependidikan SMP Negeri 2 Sokaraja.
“Alhamdulillah ya Allah, Engkau
Maha Baik. Terima kasih untuk semua. Kaka, Emba, Adek, Papah, Uti, Aung,
ini untuk kalian semua,” ucapnya penuh syukur.
Harapan serupa juga datang dari Supri Ais Haryanti, tenaga kependidikan di SMPN 1 Kebasen.
“Momen ini sudah saya tunggu 23 tahun. Alhamdulillah,” ujarnya dengan suara bergetar.
Sementara itu, Nurlinawati, tenaga kependidikan yang telah mengabdi 22 tahun, tak kuasa menahan haru.
“Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun menunggu momen ini, akhirnya doa
kami terkabul. Semoga ini membawa berkah bagi kami semua,” katanya
sambil berkaca-kaca.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh Andina Putri yang akhirnya bisa meraih impiannya.
“Alhamdulillah, cita-cita jadi TU, realitanya jadi guru,” ujarnya tersenyum.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan pelayanan publik di Kabupaten Banyumas melalui pengabdian para ASN yang baru.
(Sunarto – 24092025)