Banyumas, 01 January 2026 –
Banyumas – Dalam rangka mendukung pembelajaran mendalam serta percepatan digitalisasi sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas melalui Banyumas Calakan Teacher Training Center (BCT2C) menyelenggarakan Webinar Series-19: Optimalisasi Pemanfaatan Rumah Pendidikan, Platform Ruang Murid, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang terdiri atas guru dan kepala sekolah SD serta SMP se-Kabupaten Banyumas. Webinar dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama (pagi) untuk Guru SD dengan jumlah peserta sekitar 600 orang, serta sesi kedua (siang) untuk Guru SMP, Kepala SD, dan Kepala SMP dengan jumlah peserta sekitar 500 orang.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Penyelenggara oleh Tri Agus Haryatno, M.Pd., selaku Ketua I BCT2C, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Muhamad Robani, S.Pd., M.Pd., PIC Rumah Pendidikan Kabupaten Banyumas sekaligus Kasi Kurikulum SD. Webinar secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas
menegaskan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam menggerakkan
pemanfaatan platform digital pembelajaran.
“Guru, kepala sekolah, dan
pengawas harus peduli dan bersama-sama menggerakkan murid untuk
memanfaatkan Ruang Murid. Interactive Flat Panel (IFP) yang telah
diberikan Pemerintah harus benar-benar digunakan untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran, ” tegasnya.
Sebagai narasumber utama, Agustina Kartini, S.E., M.Pd., Co-Kapten Kabupaten Banyumas, menyampaikan materi terkait optimalisasi Platform Ruang Murid. Ia menjelaskan bahwa Ruang Murid merupakan platform pembelajaran alternatif yang menyediakan sumber belajar dan latihan soal digital secara gratis, variatif, dan mudah diakses oleh murid dan guru.
Dalam paparannya, narasumber juga menyampaikan rekomendasi penerapan model blended learning dalam pemanfaatan Ruang Murid, antara lain Station Rotation, Flipped Classroom, dan Lab Rotation , yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana sekolah. Guru berperan sebagai fasilitator untuk mengarahkan murid agar belajar lebih mandiri, aktif, dan menyenangkan.
Untuk menjaga kualitas kegiatan, sertifikat hanya diberikan kepada
peserta yang mengikuti webinar dari awal hingga akhir serta mengisi
daftar hadir yang dibagikan melalui chat Zoom saat kegiatan berlangsung.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, ditandai dengan keaktifan
mengikuti kegiatan dan sesi tanya jawab hingga akhir.
Melalui Webinar
Series-19 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas berharap pemanfaatan
Platform Ruang Murid dan Interactive Flat Panel dapat semakin optimal
dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran
di sekolah-sekolah Kabupaten Banyumas.
(PIC Rumah Pendidikan Kabupaten Banyumas, Muhamad Robani)