Banyumas, 19 October 2025 –
Purbalingga — Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) ke-26
jenjang Sekolah Dasar tingkat Provinsi Jawa Tengah resmi berakhir pada
Sabtu (19/10/2025) di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang berlangsung
selama tiga hari, 17–19 Oktober 2025 ini, diikuti 1.190 peserta terbaik
dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, beserta para pendamping dan
official. Tahun ini, Kota Surakarta berhasil meraih gelar Juara Umum,
sementara Kabupaten Purbalingga sebagai tuan rumah menorehkan empat
kejuaraan.
Dengan mengusung tema “Bersinergi Meraih Prestasi Menuju
Indonesia Emas 2045”, ajang MAPSI menjadi wadah bergengsi bagi
siswa-siswi SD beragama Islam untuk menunjukkan kompetensi di bidang
keagamaan, seni Islami, hingga keterampilan teknologi.
Ajang Bergengsi Pelajar Islam
MAPSI bukan sekadar lomba, tetapi
juga menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai
keislaman di kalangan pelajar. Para peserta yang berlaga di tingkat
provinsi merupakan juara pertama hasil seleksi dari tingkat
kabupaten/kota.
Tahun ini, 13 cabang lomba dipertandingkan, antara lain Tilawatil Qur’an, Hifzil Qur’an, Wudu dan Salat, Kaligrafi, Macapat Islami, Cerita Islami, Rebana, hingga Keterampilan Komputer Islami.
Kontingen Banyumas Tampil Gemilang
Kontingen Kabupaten Banyumas
turut menunjukkan prestasi membanggakan dengan berhasil memboyong 10
kejuaraan pada berbagai cabang lomba, yaitu:
Juara 1 Cerita Islami Putra
Juara 1 Macapat Putri
Juara 2 Kaligrafi Putra
Juara Harapan 1 Wudu dan Salat Putri
Juara Harapan 1 Macapat Putra
Juara Harapan 2 Azan dan Iqomah
Juara Harapan 3 Khot Putra
Juara Harapan 3 TIKI Putri
Juara Harapan 1 Cerita Islami Putri
Juara Harapan 2 Duet Lagu Religi
Koordinator kontingen Banyumas, Winarni, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian para peserta.
“Terima kasih atas dukungannya dan mohon maaf atas kegagalan kami membawa piala juara umum ke-1. Semoga prestasi tahun depan semakin meningkat dan kita bisa meraih juara umum ke-1. Aamiin ya rabbal ‘alamiin,” ungkapnya.
Kegiatan MAPSI ke-26 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat berprestasi, serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kokoh di kalangan peserta didik.(sunarto-19102025)