Banyumas, 12 October 2026 –
UNGARAN, 11 Oktober 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Banyumas. Kontingen Banyumas berhasil meraih Juara Umum Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Banyumas memiliki potensi luar biasa dalam menjaga, merawat, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah.
FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Ngudi Waluyo, Ungaran, Kabupaten Semarang. Kegiatan yang diikuti sekitar 500 murid jenjang SD dan SMP dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah ini dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti.
Festival ini menjadi wadah bagi para tunas muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah. Selain meningkatkan minat generasi muda dalam pelestarian bahasa ibu, kegiatan ini juga memperkuat peran mereka sebagai penerus bahasa dan budaya daerah.
Tujuh cabang lomba dipertandingkan, meliputi menulis dan membaca aksara Jawa, mendongeng, maca geguritan, menulis cerkak, nembang macapat, sesorah/pidato, serta ndhagel ijen. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan sukses, kemudian ditutup oleh Sekretaris Badan Bahasa Kemendikdasmen, Dr. Ganjar Harimansyah, S.S., M.Hum., yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan FTBI Jawa Tengah 2026.
Banyumas Borong Prestasi, Raih Juara Umum
Keberhasilan Banyumas meraih predikat Juara Umum ditopang oleh prestasi para peserta yang berhasil menempati posisi juara pada sejumlah cabang lomba, yaitu:
1. Juara I Mendongeng: Berlian Aqeela Balvas – SDIT Harapan Bunda 01 Purwokerto Selatan.
2. Juara I Ndhagel Ijen: Adam Vantaggio Mahadi – SDN 1 Sokanegara Purwokerto Timur.
3. Juara I Maca lan Nulis Aksara Jawa: Azzahra Putri Nugroho – SDN 2 Pamijen Sokaraja.
4. Juara II Sesorah/Pidato: Muhammad Tsaubatur Rayyan – SDN 2 Sidabowa Patikraja, dan
5. Juara Harapan II Mendongeng : Rifky Dany Saputra - SMPN 2 Rawalo.
Prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras para murid, pendamping, guru, kepala sekolah, serta dukungan berbagai pihak yang berkomitmen mengembangkan kemampuan dan kecintaan peserta didik terhadap bahasa dan budaya Banyumasan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas keberhasilan kontingen Banyumas meraih Juara Umum FTBI Jawa Tengah 2026.
Beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kabupaten Banyumas, serta apresiasi kepada guru pembimbing, kepala sekolah, orang tua, dan semua pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan pendampingan.
“Prestasi ini bukan sekadar kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga wujud kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi sekolah dan seluruh peserta didik untuk terus melestarikan bahasa Banyumasan serta mengembangkan potensi dan kreativitasnya,” demikian semangat yang ingin terus ditumbuhkan melalui keberhasilan ini.
Melestarikan Bahasa Ibu, Menjaga Jati Diri Bangsa
Keberhasilan Banyumas dalam FTBI 2026 diharapkan semakin memperkuat komitmen satuan pendidikan dalam mengimplementasikan pembelajaran bahasa dan budaya daerah. Bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga warisan budaya, identitas, dan jembatan yang menghubungkan generasi masa kini dengan nilai-nilai luhur para pendahulu.
Selamat kepada para juara dan seluruh kontingen Kabupaten Banyumas! Terima kasih atas kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak.
Banyumas bangga! Bahasa ibu lestari, budaya tetap ngrembaka, prestasi terus mendunia.
(M. Robani Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas)